Jumat, 28 Juli 2017

Ilmu Psikologi Fisiologik Pemikiran

Kamera berkonstruksi Pemikiran

            Secara antropologis, manusia disebut juga sebagai homo erectus, yaitu penghuni bumi yang berjalan tegak lurus, bukannya melata, berenang, atau terbang bagaikan hewan lain. Hal tersebut membuat manusia disebut sebagai homo faber, yaitu makhluk yang selalu menciptakan berbagai peralatan teknis untuk membuat hidup lebih nyaman dijalani. Dengan kedua tangannya, manusia mengubah dunia.
            Demikianlah, konsep dunia sekitar ini pada akhirnya dikonstruksi dan dipahami oleh pikiran. Tanpa pikiran, kita sulit menjelaskan realitas dan struktur dunia ini. kinerja otak inilah barangkali yang memberikan inspirasi bagi munculnya teknologi kamera foto. Kamera dan pikiran memiliki kemiripan dalam kinerjanya, meskipun kinerja otak jauh lebih rumit ketimbang kamera. Akan tetapi, paling tidak keduanya memiliki kemiripan pokok, yaitu menghasilkan gambar atau peta dari sebuah realitas teritori. Teritori adalah keadaan lapangan yang nyata  dan kompleks, sedangkan gambar peta atau foto sesungguhnya hanyalah rekaman sebagian kecil dari realitas teritori.

            Agar lebih jauh pendalaman tentang pemikiran maka ada beberapa elemen aliran filsafat yaitu Materialisme, Empirisme, Idealisme, Kritisme dan Rasionalisme, Penjelasan :
·        Pertama Materialisme adalah asal atau hakikat dari segala sesuatu, dimana asal atau hakikat dari segala sesuatu ialah materi. Karena itu materialisme mempersoalkan metafisika, namun metafisikanya adalah metafisika materialisme. Hal ini merupakan istilah dalam filsafat ontology. Salah satu tokoh aliran materialism yakni Karl Marx
·        Kedua Empirisme adalah lawan rasionalisme. Empirisme adalah salah satu aliran yang menekankan peranan pengalaman dalam memperoleh pengetahuan serta pengalaman itu sendiri, dan mengecilkan peranan akal. Empirisme, berpendirian bahwa semua pengetahuan diperoleh lewat indra. Indra memperoleh kesan-kesan dari alam nyata, untuk kemudian kesan-kesan tersebut berkumpul dalam diri manusia, sehingga menjadi pengalaman. Salah satu tokoh aliran empirisme yakni John Locke
·        Ketiga Idealisme, di dalam filsafat, idealisme adalah doktrin yang mengajarkan bahwa hakikat dunia fisik hanya dapat dipahami dalam kebergantungannya pada jiwa (mind) dan roh (spirit). Salah satu tokoh aliran idealisme yakni G.W.F Hegel.
·        Keempat Kritisme, isi utama dalam kritisisme yaitu gagasan Immanuel Kant tentang teori pengetahuan, etika, dan estetika. Gagasan tersebut muncul karena ada pertanyaan-pertanyaan yang mendasar yang timbul pada pemikiran Immanuel Kant. Ada tiga bidang sebagai tahapan yang harus dilalui, yakni bidang indrawi, akal dan rasio.
·        Kelima Rasionalisme, paham filsafat yang mengatakan bahwa akal (reason) adalah alat terpenting untuk memperoleh pengetahuan. Menurut aliran ini, suatu pengetahuan diperoleh dengan cara berpikir. Hanya rasio sajalah yang dapat membawa orang kepada kebenaran. Yang benar hanyalah tindakan akal yang terang-benderang yang disebut Ideas Claires et Distinctes (pikiran yang terang-benderang dan terpilah-pilah). Oleh karena itu, rasio dipandang kecuali sebagai alat untuk memperoleh pengetahuan/kebenaran, juga sekaligus sebagai sumber pengetahuan/kebenaran. Adapun pengetahuan indera dianggap sering menyesatkan. Salah satu tokoh aliran rasionalisme yakni Descartes.

Untuk memperoleh pengetahuan yang benar dan jelas diperlukan proses dan persyaratan seperti kinerja kamera. Obyek yang dibidik semakin fokus akan semakin baik hasilnya. Akan tetapi, ketika kita hanya fokus pada sebuah obyek, kita akan kehilangan perspektif yang luas. Ibarat memotret pemandangan alam, jika kameranya hanya difokuskan pada satu objek, luasnya alam tidak kelihatan. Sebaliknya, jika kita ingin memperoleh perspektif luasnya alam, satuan-satuan objek secara invidual tidak kelihatan jelas. Demikian juga halnya dengan pikiran dan emosi kita, seringkali tidak fokus dan tidak jelas apa sesungguhnya yang kita kehendaki. Hidup terasa mengambang karena tidak jelas fokusnya.

Shared postingan ini jika ini merasa bermanfaat..
Kritik dan saran para penikmat saya sangat hargai untuk perbaikan tulisan-tulisan saya berikutnya. Silahkan komentar dibawah ini.. Sekian dan terima kasih..


Link email: muhzulqamar@gmail.com

Facebook : Zulqamar Muhammad


Tidak ada komentar:

Posting Komentar